ARTI SAHABAT

KEKUATAN PERSAHABATAN

Sahabat turut member warna dalam perjalanan hidup kita. Dalam karir, studi, maupun dalam hubungan social, seorang sahabat member andil berhasil atau tidak nya kita. Begitu pentingnya arti seorang sahabat, sampai-sampai Rasullulah SAW dalam salah satu haditsnya melansir “ manusia bergantung pada agama sahabatnya”

Mengapa persahabatan mendapat tempat yang begitu tinggi? Begitu mahalkah harga sebuah persahabatan, hingga janji surge dan pahala khusus lainnya pun siap di peruntukkan bagi pengamalnya?

Bersahabat atau berteman sepintas lalu terkesan sepele, sangat mudah untuk sekedar mengucapkannya.rasanya, kita pun senang jika ada banyak orang menjadi sahabat kita. Nyatanya, tidak setiap orang mau bersahabat dengan kita. Sebaliknya, tidak setiap orang lantas mau kita jadikan sahabat. Ada banyak alasan mengapa kita ingin menjalin persahabatan dengan seseorang, dan ada banyak alasan lainnya juga mengapa kita menolak untuk bersahabat dengan seseorang lainnya.

Jika demikian, menjadi pribadi yang bersahabat, boleh jadi, mencerminkan kebaikan budi dan perilaku, sebab, belum tentu setiap kita menjadi pribadi yang bersahabat. Persahabatan terjalin setelah dua pribadi berhasil menyingkirkan ego nya masing-masing. Persahabatan ada karena kerendahan hati. Persahabatan tidak pernah hidup dijiwa pribadi yang di dalam nya terpendam dendam dan murka. Persahabatan tidak pernah menyala dari batin yang didalam nya tidak ada cahaya kebaikan.

“apabila dua saudara bertemu, maka mereka ibarat dua tangan, yang satu membasuh yang lain, dan tidak bertemu dua orang mukmin melainkan Allah SWT. Akan saling member manfaat dan keuntungan satu sama lain” begitu Rasullullah SAW melukiskan idealnya hubungan persahabatan.

Maka itu, persahabatan adalah anugerah. Karena ini pula, rasa ny, tak berlebihan jika ada buah pahala ‘khusus’ yang siap dihadiahkan kepada mereka yang memelihara jalinan persahabatan dalam hidupnya. Rasullulah SAW.memuji dan begitu menghargai persaudaraan diantara sesama muslim.

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur
persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidaksetiaan.
Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

Renungkan :
**Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
“Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita.”**

SUMBER :

MAJALAH HIDAYAH

http://chute.blogsome.com/2005/04/05/persahabatan-sahabat-sejati/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s